Skip to main content

5 Juni 2010

1 bulan mencoba mengikuti jalur intoxicasi, mencari apa yang dikatakan khalayak penyambung hidup.
Bertahan dengan kemampuan sendiri bersama pertolongan-NYA. Tak pernah terpisah dari khayalan akan nikmat dunia, memikirkannya, mengharapkannya. Menghilangkan pemikiran tentangnya, tentang-NYA.

Aku ingin dia kembali kepadaku, pemikiran tentang kosmos dan ciptaan-NYA.
I miss it.

Comments

Popular posts from this blog

Ahad, The Day Before

Penting? Apakah yang dianggap penting? Semuanya bergemuruh,,,,,,,,, meniti jalan memenuhi titik demi titik. Kulihat semua itu, bukan kudengar.........  Bingung semakin aku dibuatnya. Dimensi ini dibuat sendiri oleh mereka,olehku.........

Membuat terbilang muncul otomatis pada nota

Membuat terbilang pada angka nominal selamat pagi saiang malam pada kalian semua. share kali ini adalah tentang bagaimana cara membuat form terbilang seperti pada kuitansi, atau terserah kalian mau buat apa. langsung saja untuk langkahnya adalah sebagai berikut: pertama download add in rumus terbilang untuk exel disini langkah selanjutnya adalah buka exel kalian kemudian klik file >> option kemudian akan muncul box seperti dibawah ini, pilih add-ins pada menu manage pilih: exel add-ins dan klik go kemudian akan muncul box dibawah ini, dan pilih browse.   cari file yang sudah di download tadi, klik ok   kemudian centang terbilang dan klik ok   langkah selanjutnya adalah mempraktekkan nya. bisa dengan ketik rumus seperti dibawah ini:   hasilnya:   atau menggunakan fungsi demikian saja share kali ini, sedikit tulisan banyak gambar. seperti kesukaan orang kita. terimakasih, semoga bermanfaat thanks to : sumur

aku hanya menyayangi

Ku bercengkerama dengan kekasihku tentang masa lalu kita yang penuh kebahagian, lika-liku dan kesalahan masing-masing. Kita mencoba mencari titik temu dan berhitung tentang baik, buruk, dan aib-aib masa lalu yang kesemuanya dari itu ternyata tidak menjadi penentu kasih sayang diantara kita. Kita hanya tahu menyayangi tanpa bisa menjelaskan baik dengan lisan atau tulisan kenapa menyayangi. Berkali-kali pun kita berdiskusi tetap ketidaktahuan yang didapat."Biarlah tertanam dalam hati kesadaranku", mohonku.Biarlah aib-aib kesalahan kita lupa dan bahkan tak terketahui. Biarlah kucintaimu walaupun tak belum terurai alasan oleh akal ini. Biarlah...Aku hanya menyayangi.